Banner
Penerimaan Santri Baru
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Agenda
21 May 2026
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
Statistik

Total Hits : 261388
Pengunjung : 85889
Hari ini : 8
Hits hari ini : 57
Member Online : 43
IP : 216.73.216.204
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla
:: Kontak Admin ::

ppws_online    ahmadharits

SMP Islam Al-Azhaar Gelar Kegiatan Mendongeng: Tanamkan Nilai Akhlak Lewat Cerita

Tanggal : 09/22/2025, 11:06:56, dibaca 189 kali.

Senin, 8 September 2025 — Dalam rangka membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan cinta terhadap nilai-nilai kehidupan, SMP Islam Al-Azhaar mengadakan kegiatan mendongeng yang diselenggarakan di aula sekolah. Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Jaswadi sebagai pendongeng utama, yang menyampaikan berbagai kisah sarat makna dan pesan moral.

Acara ini dirancang untuk mengajak para siswa tidak hanya menikmati cerita, tetapi juga memahami intisari dan hikmah dari setiap dongeng yang disampaikan. Dengan gaya penyampaian yang menarik, Ustadz Jaswadi mampu menghidupkan suasana, membuat siswa antusias dan fokus selama acara berlangsung.

Dongeng Sarat Hikmah

Dalam sesi mendongeng, Ustadz Jaswadi membuka dengan kisah seorang raja yang kehilangan ibu jarinya akibat kelalaian perdana menterinya. Sang raja marah dan memenjarakan perdana menteri. Namun, ketika sang raja melakukan perjalanan ke hutan, ia tertangkap oleh suku asli yang hendak menjadikannya sebagai korban dalam ritual persembahan untuk dewa bulan.

Akan tetapi, karena sang raja memiliki cacat pada jarinya, suku tersebut menolak mengorbankannya—mereka hanya menerima tubuh yang sempurna. Akhirnya, sang raja dibebaskan dan kembali ke istana dengan selamat. Dari kejadian tersebut, sang raja sadar bahwa apa yang tampak buruk di mata manusia, bisa jadi merupakan kebaikan yang Allah siapkan. Ia pun bersyukur atas takdir tersebut dan meminta maaf kepada perdana menteri.

Kisah ini memberikan pelajaran penting bahwa setiap kejadian memiliki hikmah, dan kita harus bersabar serta berbaik sangka kepada takdir Allah SWT.

Ustadz Jaswadi juga membawakan cerita lainnya, salah satunya berjudul "Gunung Budek", yang tak kalah menyentuh dan menggugah kesadaran siswa akan pentingnya mendengar, memahami, dan menghargai sesama.

Penutup Seru dan Interaktif

Sebagai penutup, Ustadz Jaswadi mengadakan sesi kuis berhadiah bagi siswa yang bisa menjawab pertanyaan seputar dongeng yang telah disampaikan. Anak-anak pun sangat antusias menjawab, dan beberapa di antaranya berhasil mendapatkan hadiah langsung berupa uang tunai.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh keceriaan. Melalui cerita-cerita inspiratif, para siswa diharapkan dapat mengambil nilai-nilai positif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membangun karakter dan kecerdasan emosional siswa. Kami berharap bisa rutin mengadakan kegiatan serupa dengan tema yang berbeda,” ujar salah satu guru pendamping.

Dengan pendekatan yang menyenangkan dan penuh makna, dongeng bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga media pendidikan karakter yang efektif bagi siswa-siswi SMP Islam Al-Azhaar.



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas