Banner
Penerimaan Santri Baru
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Agenda
10 July 2026
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
Statistik

Total Hits : 266163
Pengunjung : 88519
Hari ini : 1
Hits hari ini : 50
Member Online : 43
IP : 216.73.216.114
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla
:: Kontak Admin ::

ppws_online    ahmadharits

SMP ISLAM AL AZHAAR Bedah Buku dan Desiminasi SLC Sabtu 30 Oktober 2021

Tanggal : 10/30/2021, 18:31:00, dibaca 129 kali.
_Reportase Pengambilan Rapor PTS Susulan kelas VII, VIII, IX, Bedah Buku dan Desiminasi SLC Sabtu 30 Oktober 2021_
Oleh: Dian Rosana Oktavia dan Candra Dewi Cahya Saputri


     Bedah buku kali ini dilaksanakan oleh Ustadzah Umi Hani dan juga Ustadzah Sri Wahyuni yang bertempat di ruang makan SMP Islam Al Azhaar Tulungagung. 
     Sebelum pelaksanaan bedah buku, pukul 07.30 WIB seluruh wali kelas melaksanakan pembagian rapor PTS susulan yang dipimpin oleh Ustadzah Anik. Acara tersebut diawali dengan membaca dzikir jama’i yang dipimpin oleh Ustadz Ulil. Setelah pembacaan dzikir jama’i, dilanjut dengan sambutan yang disampaikan oleh Ustadzah Sri Wahyuni. Untuk selanjutnya, acara dilanjut dengan kagiatan pembagian rapor. Di pagi yang bersamaan dengan turunnya hujan ini, satu-persatu wali santri mulai berdatangan untuk mengambil rapor siswa. Hampir 2 jam lebih, pelaksanaan pembagian rapor tersebut akhirnya selesai.
     Setelah itu, seluruh assatidz SMP Islam Al Azhaar berkumpul di ruang makan untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya yakni Bedah Buku dan Desiminasi SLC. Acara tersebut dipimpin oleh Ustadzah Bela selaku pembawa acara pada kegiatan Bedah Buku dan Desiminasi SLC. Acara diawali dengan membaca basmallah bersama. Selanjutnya, langsung dilanjut dengan bedah buku yang dilaksanakan oleh Ustadzah Hani dan juga Ustadzah Yuni.
Untuk yang pertama bedah buku disampaikan oleh Ustadzah Hani, beliau membedah buku yang berjudul "Menulis Kreatif".
*Judul                           : Menulis Kreatif*
*Pengarang                   : Sutejo dan Kasnadi*
*Penerbit                       : Pustaka Felicha*
*Tempat terbit               : Yogyakarta*
*Tahun Terbit                : 2009*
*Cetakan Pertama         : September 2005*
*Cetakan Kedua            : Oktober 2009*
*Ukuran                        : 15,5cm x 24cm*
*Jumlah Halaman         : xxiv + 296 hlm*
*ISBN                           : 978-979-179553-1*
*Harga                          : Rp 55.000,00*
     Buku ini merupakan buku karangan Sutejo dan  Kasnadi yang diterbitkan oleh Pustaka Felicha, pada tahun 2009 di Yogyakarta. Cetakan pertama buku ini yakni pada September tahun 2005, dan yang kedua yakni Oktober tahun 2009. Buku "Menulis Kreatif" karya Sutejo dan Kasnadi ini, merupakan buku yang memandu penulisan karya sastra khususnya cerita dan puisi untuk semakin kreatif dalam kegiatan menulisnya. Buku “Menulis Kreatif” memberikan pengetahuan mengenai pemahaman tentang puisi dan cerita. Dalam buku ini juga disampaikan langkah-langkah tentang penulisan puisi dan cerita. Tidak hanya langkah, tetapi juga teknik yang bisa digunakan dalam menulis puisi dan cerita.
     Penyampaian buku “ Menulis Kreatif” cukup mudah dipahami, dan di tiap langkah-langkah tersebut juga diberi contoh, begitu juga pada teknik penulisan. Apabila pembaca kesulitan dalam memahami penjelasan, dapat melihat contoh yang ada pada buku tersebut. Untuk kekurangan pada buku “Menulis Kreatif” adanya penulisan kata yang tidak baku, contoh kata fokus tertulis focus. Adanya teknik yang juga harus dipahami dan disikapi secara luas. Misal, teknik bercinta dalam penjelasan teknik ini contoh yang diambil adalah mereka yang berpacaran. Hal tersebut tertulis dengan begitu jelas.
     Diujung penyampaian bedah buku oleh Ustadzah Hani, beliau juga menyelipkan pesan yakni "Membaca dan menulis adalah rangkaian yang tak terpisahkan dalam kehidupan pengajar maupun pelajar. Sebagai pengajar tetaplah belajar, belajar untuk menjadi lebih baik. Dan sebagai pelajar (siswa) belajarlah untuk menjadi pribadi yang sukses dunia dan akhirat."
     Lalu, yang kedua dilanjutkan penyampaian bedah buku dari Ustadzah Sri Wahyuni dengan judul buku "Teach like Finland (Mengajar seperti Finlandia).
Berikut resensi yang disampaikan oleh beliau:
*Judul                : Teach Like Finland (Mengajar Seperti Finlandia)*
*Penulis             : Timothy D. Walker*
*Penerbit           : Grasindo*
*Cetakan           : Cetakan II, Agustus 2017*
*Tebal                : 198 Halaman*
*ISBN                 : 978-602-452-044-1*
*Peresensi         : Alda Muhsi*
    Teach Like Finland (2017) berisikan catatan penulis selama menjadi guru di Finlandia, sebuah negara yang siswa-siswanya berada di urutan pertama Programme for International Student Assessment. Di dalam buku ini kita akan mendapatkan ‘bocoran’ tentang rahasia sistem pendidikan di sana.
Buku ini diperuntukkan untuk:
1. Para pemerhati dan pengambil kebijakan dalam bidang pendidikan.
2. Para guru dan mahasiswa jurusan pendidikan.
3. Para orang tua dan siapa pun yang peduli dengan masa depan pendidikan anak.
    Buku ini memberikan cerita dan mindset baru terhadap sistem pendidikan di negara eropa, khususnya Finlandia. Menyadarkan bahwa sistem pendidikan di negara  kita memang lebih banyak didominasi oleh sistem pembelajaran ala barat khususnya Amerika. Berbeda dengan negara Finlandia berhasil dengan “caranya sendiri”, tidak selalu dengan paradigma belajar itu duduk diam di dalam kelas, rangking, kompetisi, dan hanya penilaian kognitif hingga menjadi standarisassi di masyarakat namun mereka berhasil menjadi negara yang memiliki sistem pendidikan yang terbaik dan nomor satu di seluruh dunia. Tentu saja, hal ini pula yang memicu buku ini menjadi best seller di beberapa negara bahkan sampai di negara kita. Buku ini dalam 2 tahun terakhir sudah 5 kali cetakan dimulai dari tahun 2017.
      Dalam buku ini, penulis menceritakan beberapa strategi mengajar yang ia rasakan selama mengajar di Finlandia. Ada 5 hal yang harus diperhatikan oleh pengajar:
1. Kesejahteraan
2. Rasa dimiliki
3. Kemandirian
4. Penguasaan
5. Pola pikir
    Ada beberapa kelebihan dan kelemahan dari buku ini, diantaranya:
*Kelebihan*
1. Buku ini berisi trik tips dan solusi yang jelas dan dapat diikuti. Dalam setiap penyampaian topik, selalu ada poin-poin yang bisa kita ambil untuk diaplikasikan.
2. Buku ini memuat strategi dan anjuran yang sangat mudah dipraktikkan dari sistem pendidikan kelas dunia, sangat tepat dibaca oleh para pengajar dan praktisi pendidikan.
3. Model sampul bercorak ceria dengan ilustrasi gambar ke-kartun kartunan 
*Kelemahan*
1. Beberapa kesalahan dalam pengetikan kata dan cetakan yang kurang bagus diemukan di buku ini sehingga agak mengganggu dan membuat pusing saat membaca (tulisan berbayang).
2. Penggunaan istilah-istilah yang kurang dapat dimengerti oleh pembaca yang bukan berasal dari Finlandia.
3. Tidak ada gambar ilustrasi di dalamnya, dan ukuran huruf cenderung kecil.
     Buku ini direkomendasikan bagi semua orang terutama yang peduli pada dunia pendidikan, yang ingin mengetahui dan mendapatkan solusi model pendidikan yang lebih mandiri dan inkuiri untuk peserta didiknya serta membawa kebahagiaan pada mereka semua yang terlibat di dalam kegiatannya. Buku ini tidak cuma berisi teori, tapi juga aplikatif, dan dibawakan dalam gaya penulisan yang luwes serta diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pula dengan baik.
Ustadzah Yuni menyampaikan bahwa buku ini berisi trik, tips dan solusi yang jelas dan dapat diikuti. Dalam setiap penyampaian topik, selalu ada poin-poin yang bisa kita ambil untuk diaplikasikan. Namun ada sedikit kelemahan pada buku ini yaitu penggunaan istilah-istilah yang kurang dapat dimengerti oleh pembaca yang bukan berasal dari Finlandia.
Usai pelaksanaan bedah buku, acara dilanjut dengan Desiminasi SLC yang disampaikan oleh Ustadzah Woro Sawitri Amumpuni Suryandaru dan Ustadzah Candra Dewi Cahya Saputri. Ustadzah Woro dan Putri menyampaikan tentang hal-hal yang sudah disampaikan pada waktu kegiatan SLC (Student Led Conference) oleh Bapak Nafik Palil. Antara lain tentang penanaman adab kepada siswa, masa orientasi sebagai masa penanaman adab, bedah kelas guna semakin meningkatkan mutu dan manfaat keindahan kelas, dan portofolio. Untuk penanaman adab sangat ditekankan oleh Bapak Nafik Palil, sebab anak itu yang penting akhlaknya.
Dapat dicontohkan yakni siswa yang mampu dengan sendirinya menata sandal dengan rapi. Adab yang seperti itu merupakan adab yang sangat mencerminkan bagaimana bagusnya akhlak dari siswa tersebut. Jadi, bisa disimpulkan bahwasanya setinggi-tinggi ilmu yang dimiliki seseorang tak akan lengkap apabila adabnya tidak ada. Kemudian, untuk portofolio ini sendiri merupakan satu dokumen yang berisikan semua hasil kegiatan belajar siswa selama satu semester. Portofolio ini berbentuk layaknya karya ilmiah, yang terdiri dari cover, kata pengantar, daftar isi, bab I sampai dengan bab V, penutup, dan juga lampiran-lampiran.
Setelah penyampaian Desiminasi SLC tersebut, dilanjut dengan kebijakan yang disampaikan oleh Ustadzah Sri Wahyuni. Beliau menyampaikan beberapa kebijakan, antara lain yakni terkait:
1. Kebijakan diadakannya portofolio sebelum kegiatan Penilaian Akhir Semester.
2. Bedah kelas yang tidak perlu dilakukan bersama Bapak Nafik Palil dan pihak SD dikarena baru  saja melaksanakan renovasi kelas untuk lomba maulid yang sudah dilaksanakan pekan lalu.
3. Kebijakan terkait penerimaan rapor Penilaian Akhir Semester.
4. Pelaksaan speech untuk acara presentasi serta untuk  mempersiapakan bila ada acara tertentu.
6. dan kebijakan terkait peningkatan kualitas assatidz SMP Islam Al Azhaar Tulungagung.
Usai penyampaian kebijakan-kebijakan tersebut acara diakhiri dengan pembaca surat al ashr yang dipimpin oleh Ustadzah Bela.


Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas