Banner
Penerimaan Santri Baru
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Agenda
09 July 2026
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
Statistik

Total Hits : 266008
Pengunjung : 88518
Hari ini : 31
Hits hari ini : 287
Member Online : 43
IP : 216.73.216.114
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla
:: Kontak Admin ::

ppws_online    ahmadharits

SMP ISLAM AL AZHAAR Majelis Ta’lim dan Dzikir Al Azhaar bersama Habib Muhammad Romadhon Alaydrus

Tanggal : 11/24/2021, 10:55:16, dibaca 178 kali.
_Reportase Majelis Ta’lim dan Dzikir Al Azhaar bersama Habib Muhammad Romadhon Alaydrus dan Habib Muhammad Tsani Bin Husein As Segaff_
Oleh: Ika Lasmita Sari
 
Acara rutin yang diselenggarakan tiap satu bulan sekali ini dilaksanakan tepatnya pada hari Minggu tanggal 21 November 2021, pukul 06.30 WIB di aula SMA Islam Al Azhaar Tulungagung. Majelis ta’lim dan dzikir Al Azhaar ini dihadiri oleh seluruh assatidz assatidzah dan santriwan santriwati mulai dari jenjang SD hingga SMA Islam Al Azhaar Tulungagung. Tak lupa juga tamu undangan dari luar yang sudah berkenan hadir di acara pagi hari ini.
Sejak pukul 06.30 WIB sholawat yang dibawakan oleh grub sholawat pondok pesantren Al Azhaar mulai dilantunkan. Dengan iringan sholawat tersebut tamu undangan pun mulai berdatangan. Satu persatu tamu undangan mulai memenuhi tempat duduk yang sudah disiapkan.
Tepat pukul 07.40 WIB acara dimulai dengan dipandu pembawa acara yang telah ditugaskan dari siswa SMP Islam Al Azhaar Tulungagung. Untuk acara yang pertama yakni dzikir yang dipandu oleh Ustadz Hadirin. Usai dzikir, sholawat kembali dilantunkan oleh grub sholawat Pondok Pesantren Islam Al Azhaar Tulungagung.
Untuk selanjutnya acara disusul dengan penyampaian tentang aplikasi yang bernama aplikasi Pesantrenku. Aplikasi Pesentrenku ini telah diubah namanya menjadi Al AzhaarQu. Hal ini sudah disampaikan ke Kepala Sekolah dan juga wali kelas. Aplikasi ini gunanya untuk mendisiplinkan absensi siswa-siswi dan juga para assatidz. Kemudian untuk pembelajaran yanbu’an, akan ada notifikasi yang muncul dari aplikasi ini. Jadi kegiatan mengaji yanbu’a akan lebih terkontrol lagi dengan adanya aplikasi ini.
Kegunaan dari aplikasi ini yakni:
1. Seluruh kegiatan siswa akan terkonrol. Demi kedisiplinan dan keterampilan kita. Absensi tidak hanya diabsen dipagi hari akan tetapi setiap pergantian jam. Setiap absensi akan dinotifkan kepada wali santri.
2. Tidak ada lagi transaksi tunai. Fungsi lain dari apalikasi ini yakni dapat digunakan sebagai sarana uang saku siswa, yang mana dengan uang saku yang berbentuk non tunai ini akan memicu siswa agar menabung. Kebiasaan ini bisa mempengaruhi siswa agar bisa menabung di dalam aplikasi dan bukan membelanjakan uangnya.
Selanjutnya untuk tim Al AzhaarQu ini juga akan hadir untuk wali santri, yang mana untuk wali santri akan ada platfom tersendiri dari Al AzhaarQu. Berikut kelebihan aplikasi yang bisa didapatkan untuk wali santri yakni:
1. Seluruh kegiatan ananda bisa terkontrol dan ternotif kepada wali santri.
2. Raport untuk mengetahui perkembangan anak pada saat pembelajaran.
3. Sebagai sarana konselor atau tenaga kesehatan ketika santri mengalami kecelakaan atau permasalahan kesehatan.
4. Tidak ada lagi transaksi tunai di al azhaar.
5. Mendapat informasi untuk setiap kegiatan yang berlangsung di sekolah.
6. Seluruh informasi mengenai tagihan akan ternotif di gawai.
Acara selanjutnya yakni tausiyah yang disampaikan oleh Habib Muhammad Romadhon Alaydrus dengan penerjemahnya yakni Habib Muhammad Tsani Bin Husein As Segaff.
Beliau menyampaikan tentang ciri tanda Allah memberikan kebaikan yaitu hamba ditempatkan di tempat terbaik. Kedudukan mu tergantung kau berada di mana. tergantung Allah meletakkan kita di tempat yang mana. bila Allah menempatkan kita di tempat baik maka kedudukan kita baik begitu juga sebaliknya.
Alhamdulillah ini kita berkumpul ditempat ini semoga kita diberikan barakah seperti al azhar yang berarti bunga. Kita memiliki tugas yang penting yaitu menyebarkan agama.
Keutamaan seorang ulama dan nabi tidak berbeda, akan tetapi ulama itu bukanlah nabi. Jadi, lebih jelasnya yakni ulama derajatnya berada tepat di bawah nabi. Dalam riwayat hadis nabi Muhammad SAW siapa orang yang diinginnkan Allah menggapai kebaikan maka Allah akan menaruh orang tersebut ketempat yang baik untuk menimba ilmu.  Kita bayangkan Allah memilih para semua yang hadir untuk menimba ilmu.
Hal ini menunjukkan ciri bahwa Allah SWT memberi kebaikan kepada kita. Allah tidak pernah memandang dan memilih kita berdasarkan pekerjaan ojek, becak, ataupun penjual bakso.
Banyak orang yang ingin dapat ilmu tapi banyak juga dari mereka yang mendapat hambatan seperti jauh dari pondok dll. Maka dari itu wahai santriwan dan santriwati, para wali santri kita telah dipilihakan oleh Allah dapat menuntut ilmu yang dibimbing kyai sehingga kita dapat menempuh jalan yang diridhoi Allah SWT.
Pemahaman seorang tentang ilmu agama merupakan kebaikan, sehingga kelak dimudahkan Allah menuju ke surganya Allah SWT.
Seorang Ayah meminta kepada Allah semoga istri dan anak jadi soleh solehah, dan untuk yang jomblo minta doa untuk menikah.
Imam Al Haromain memiliki kelezatan ilmu  yang tidak kita miliki. Imam Al Haromain minta kelezatan ilmu maka dengan itu beliau meminta jangan dihambat kenikmatan ilmu, dan jangan kau putuskan diriku dari ilmu. Itulah doa yang beliau panjatkan setelah selesai solat.
Dalam sebuah cerita, ada seorang anak ingin masuk ke pesantren, izin ke orang tuanya dan orang tuanya mengizini pesantren ke luar kota. Ketika seorang anak tersebut sampai kemudian murid  daftar ke pesantren. Kata guru tersebut pendaftaran sudah ditutup.
Coba kita bayangkan perasaannya. Hati tersebut hancur lebur.  kembali seorang anak tersebut. Kemudian beristirahat ditempat yang teduh ketika tidur ia bermimpi Rasulullah, beliau mengatakan apa yang terjadi dan anak tersebut menceritakan semuanya kepada Rasulullah pada mimpinya. Rasulullah mengutus untuk kembali lagi ke guru tersebut, dan suruh mengatakan bahwa ia utusan Rasulullah, dan sang anak meminta sesuatu agar meyakinkan guru tersebut.
Bahwa ia benar utusan rosulullah. Sama Rasulullah dikasih jimat, kemudian ia mantap kepada Rasulullah dan kembali ia ke madrasah. Saat kembali Syekh nya mengusir lagi, kemudian ia mengatakan zumaron-zumaron dan syekh tersebut langsung menerima anak tersebut dipondoknya. 
Cerita 2
Imam Saktuti setiap hari belajar tapi seperti ada tembok penghalang masuknya ilmu malam sregep tapi pagi ditanya ustadz nya tidak bisa jawab.  Pada suata malam di kamarnya seperti ada ketukan pintu, ya fulan ayo ikut aku.  Imam Saktuti ia tidak mau karna mau belajar karna takut tidak bisa ditanya i ustadz. Sampai 3x kemudian Imam Saktuti mau ikut dengan orang teraebut. Di luar daerah ia dibawa keladang, saat masuk ladang ia berjumpa Rasulullah ia memandang wajah Rasulullah.
Kemudian Rasulullah menyuruh imam saktuti buka mulut keesokan harinya imam saktuti ditanyai oleh seorang gurunya ia bisa menjawab, sekarang iman saktuti bukan Imam Saktuti yang dulu.
Maka dari itu syukurilah nikmat Allah yang diberikan kepada kita sekarang.  Semoga Allah memberi barakah di pesantren ini, dan memakmurkan pesantren Al Azhaar Tulungagung.
Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan bacaan doa.


Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas