Banner
Penerimaan Santri Baru
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Agenda
09 July 2026
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
Statistik

Total Hits : 266001
Pengunjung : 88518
Hari ini : 31
Hits hari ini : 280
Member Online : 43
IP : 216.73.216.114
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla
:: Kontak Admin ::

ppws_online    ahmadharits

SMP ISLAM AL AZHAAR TULUNGAGUNG WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (DISPORA)

Tanggal : 07/15/2022, 14:44:12, dibaca 124 kali.

WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA

BAGI GURU MATA PELAJARAN SMP KABUPATEN TULUNGAGUNG

 

Kamis, 30 Juni 2022 mulai pukul 08.00 WIB bertempat di aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tulungagung diselenggarakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini dihadiri oleh 132 guru SMP se-Kabupaten Tulungagung, terdiri dari 12 mata pelajaran dan 1 Bimbingan Konseling. Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah membekali anggota MGMP dalam memahami kurikulum merdeka, memahami aturan dan kebijakan pemerintah terkait kuikulum merdeka, mampu mendiseminasikan hasil workshop kepada guru yang lain. Sedangkan pendanaan kegiatan ini berasal dari swadaya paguyuban MGMP SMP.

Pendidikan itu pada dasarnya adalah proses pembentukan karakter anak, harapannya anak-anak sukses dalam menerapkan pendidikan karakter, dalam kurikulum merdeka dikenal dengan istilah pelajar Pancasila. Ruh dari pelajar Pancasila adalah penanaman karakter pada siswa. Adapaun Elemen/profil pelajar Pancasila, meliputi:

1. Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlaq mulia

2. Berkebinekaan Global

3. Gotong Royong

4. Mandiri

5. Bernalar kritis

6. Kreatif

Dalam kurikulum merdeka, penggunaan bahan ajar berupa modul pembelajaran untuk peserta didik dapat disusun secara mandiri. Dalam penyusunan modul tersebut tentunya harus secara sistematis, menarik, dan jelas. Fleksibilitas modul sebisa mungkin dapat digunakan dimana saja dan kapan saja sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Karakteristik utama dari kurikulum merdeka:

  1. Pembelajaran berbasis proyek: yang bertujuan sebagai sarana pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila.
  2. Fokus pada materi esensial: pembelajaran yang lebih dekat dengan kehidupan siswa (kontekstual), membuka lebih banyak ruang untuk diskusi (dialogis), mengasah ketajaman bernalar, dan membangun kreativitas peserta didik.
  3. Fleksibilitas bagi guru: pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai kemampuan peserta didik dengan melakukan penyesuaian pada konteks dan muatan lokal.

Demikian hasil sekilas terkait workshop Implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tulungagung. Harapan pemerintah, seluruh sekolah mendukung program ini dengan cara mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sesuai kemampuan sekolah mulai tahun ajaran baru 2022/2023.

 

HDA

 



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas