Berita
UPACARA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN INDONESIA KE-78
Tanggal : 08/18/2023, 08:59:46, dibaca 87 kali.
Kamis, 17 Agustus 2023 Pesantren Al Azhaar Tulungagung
melaksanakan upacara peringatan hari Kemerdekaan
Indonesia ke 78. Upacara dilaksanakan pukul 07.00 WIB
di Lapangan Pesantren Al Azhaar, namun sebelum pukul
07.00 para santri sudah mulai bersiap untuk mengikuti
upacara baik dari petugas maupun peserta yang diringi
dengan nyainyan lagu-lagu Nasional dari tim paduan suara
yang yang terdiri dari santri semua jenjang yang telah lolos
seleksi.
Upacara dimulai dengan pembacaan susunan upacara oleh
Master Ceremony, dilanjutkan dengan Persiapan pasukan
oleh pemempin upacara. Pemimpin upacara diemban oleh
santri dari Jenjang SMK dan ustdaz Luqman selaku Pembina
Upacara pada upacara peringatan hari kemerdekaan
Indonesia ke 78 ini, sedangkan pasukan pengibar bendera
terdiri dari santri SMP, SMA dan SMK yang lolos seleksi.
Dalam kesempatan hari ini, ustadz Luqman selaku pembina
Upacara mengajak para santri untuk menundukkan kepala
sejenak guna membacakan surat Al Fatihah kepada para
pejuang Kemerdekaan. Sebelum penyampaian amanat
dari pembina upacara, seluruh santri menyanyikan lagu
Ya lal Wathon dan mengucapakan Ikrar Santri. Beliau juga
menyampaikan kepada seluruh santri untuk agar kita
menjadi generasi yang senantiasa mampu berdiri diatas
kakinya sendiri. Beliau juga menyampaikan bahwa
kemerdekaan ini merupakan rahmad dari Allah, dan juga
perjuangan dan doa seluruh para pejuang Indonesia.
Pada kesempatan ini, beliau mengajak Kalimat Takbir
harus senantiasa berada pada jiwa kita, agar jiwa kita
senantiasa memiliki jiwa semangat seperti yang
dicontohkan oleh para pejuang-pejuang terdahulu yang
membakar semangat rakyat dengan kalimat Takbir.
Selakyanya kita mensukuri nikmat allah yang luarbiasa ini.
Beliau juga menyampaikan bahwa 17 merupakan angka
yang keramat, karena kita sholat sehari semalam 17 rokaat,
rukun sholat ada 17, Nuzulul Qur'an pada tanggal 17, sayap
garuda ada 17 di kanan dan kiri, 17 di kanan rokaat sholat,
rukun sholat dan Nuzulul Qur'an, sedangkan 17 di kiri
adalah gambaran bahwa sumpah pemuda yang merupakan
bagian dari peracikan kemerdekaan.
Pada akhir penyampaian amanat pembina upacara, beliau
berpesan kepada seluruh santri untuk semangat belajar,
pupuk akhlaq ,hormati orang tua dan guru, sayangi teman
dan sesama, maka kita akan menjadi kholifah terbaik di Bumi.
Upacara diakhiri dengan pembacaan doa, Nyanyian lagu-lagu
nasional, serta pertunjukan drama kolosal Kemerdekaan
oleh tim Teatrikal dari santri jenjang SMP dan SMK serta
pemberian apresiasi Santri berprestasi.
Kembali ke Atas
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas

Total Hits
Hari ini
Member Online