Berita
Pembelajaran dengan model Inside Outside Circle (IOC) di SMP Islam Al Azhaar Tulungagung
Tanggal : 10/12/2023, 13:48:19, dibaca 152 kali.
Sebelum mengawali pembelajaran, seperti biasa dilakukan pengecekan kondisi fisik maupun non fisik kelas. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kesiapan murid sebelum memulai pembelajaran. Tak lupa doa bersama, semoga kegiatan pembelajaran senantiasa mendapatkan Ridlo dari Allah ta’ala dan ilmu yang diperolah murid manfaat dan barakah.
Pembelajaran kali ini menggunakan model inside outside circle pada materi pokok interaksi sosial kelas VII. Perlu diketahui sebelum menggunakan model pembelajaran ini adalah materi yang disampaikan di kelas sudah tuntas. Jadi model ini digunakan untuk menguji seberapa jauh pemahaman materi yang telah disampaikan guru kepada murid.
Bahan-bahan yang disiapkan dalam model IOC:
- Kartu: menyiapkan kartu dengan ukuran secukupnya (sesuai selera)
- Kartu warna warni, setiap murid diusahakan memegang paket kartu warna berbeda.
- Jumlah per anak kira-kira 10 kartu.
- Setiap kartu tertera soal dan jawaban yang berbeda.
- Tanda bintang atau yang lain untuk apresiasi setiap murid yang menjawab benar.
Adapun langkah-langkah dalam pembelajaran ini adalah sebagai berikut.
- separuh jumlah siswa di kelas berdiri membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar.
- separuh jumlah siswa kelas sisanya membentuk lingkaran di luar lingkaran pertama dan menghadap ke dalam, sehingga setiap siswa berpasangan.
- kemudian dua siswa yang berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbagi informasi. Pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan.
- siswa yang berada di lingkaran kecil diam di tempat, tugasnya memegang kartu soal untuk disampaikan kepada pasangannya. Jika pasangannya berhasil menjawab pertanyaan dengan benar diberi isyarat jempol serta mendapatkan satu bintang. Setelah itu siswa yang berada di lingkaran luar bergeser searah jarum jam, sehingga mendapatkan pasangan baru. Demikian seterusnya hingga kembali ke pasangan awal.
- giliran siswa yang berada di lingkaran besar yang membagi informasi. Demikian seterusnya, hingga seluruh siswa mendapatkan bagian yang sama.
Hasil pengamatan selama pembelajaran berlangsung menggunakan model IOC:
- Seluruh murid aktif, karena setiap murid mempunyai peran untuk memberi pertanyaan dan menyimak jawaban dari temannya. Setiap murid terus bergeser ke kenan dengan waktu yang telah ditentukan. Begitu sebaliknya, murid yang sebelumnya memberi pertanyaan dan menyimak jawaban bertukar peran untuk menjawab pertanyaan.
- Seluruh murid berusaha keras berpikir untuk menjawab pertanyaan.
- Seluruh murid saling bersaing mendapatkan bintang terbanyak (jawaban benar memperoleh satu bintang).
- Mengetahui emosional murid:
Sabar: menunggu temannya untuk menjawab karena masih berusaha keras berpikir. Yang tidak sabar terlihat begitu kecewa dan marah-marah sendiri karena memperoleh bintang sedikit.
Membantu: berusaha memberikan clue ketika temannya kesulitan menjawab
Dendam: karena sebelumnya tidak bisa menjawab pertanyaan, akhirnya ketika bertukar peran berusaha menjatuhkan teman agar temannya tidak bisa menjawab pertanyaan.
- Cocok digunakan untuk pembelajaran pada jam siang, karena murid terus bergerak aktif sehingga meminimalisir ngantuk.
- Murid yang sebelumnya pendiam dan pasif menjadi aktif.
- Ruangan kelas yang digunakan disarankan cukup luas, agar lingkaran yang dibentuk luas dan suara murid satu dengan lainnya tidak terganggu.
Demikian deskripsi singkat terkait pembelajaran menggunakan model IOC, semoga memberikan manfaat.
Kembali ke Atas
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas

Total Hits
Hari ini
Member Online