Berita
Kegiatan Pembinaan Asatidz Awal Semester Genap LPI Al Azhaar Tulungagung
Tanggal : 01/02/2025, 20:40:51, dibaca 375 kali.
Tulungagung, 2-4 Januari 2025 – Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Azhaar Tulungagung
menggelar kegiatan pembinaan bagi para asatidz (guru) dalam rangka menyambut awal
semester genap tahun ajaran 2024/2025. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari,
mulai Kamis, 2 Januari hingga Sabtu, 4 Januari 2025, bertempat di Hall SMP Islam Al Azhaar Tulungagung.
Rangkaian Acara
Seperti kegiatan kegiatan lainnya acara diawali dengan Dzikir Jama’i yang pada kali ini dipimpin oleh Ustadz Ulil,
yang diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta. Setelah itu, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya
dan lagu islami kebanggaan, Yalal Wathon untuk menambah rasa nasionalis menyambut awal tahun.
Selanjutnya, acara secara resmi dibuka oleh Ustadz Nurdin, Direktur Pelaksana Al Azhaar Tulungagung,
yang memberikan arahan terkait pentingnya meningkatkan kompetensi dan sinergi para asatidz dalam
mendidik generasi muda serta memperkenalkan para jajaran baru LPI Al Azhaar Tulungagung.
Materi inti pada kali ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama LPI Al Azhaar Tulungagung
yakni Ustadz Imam Mawardi Ridlwan mengenai Penataan Kembali Peran dan Fungsi Asatidz.
Beliau menekankan bahwa meskipun banyak asatidz sudah berpengalaman belasan tahun
mengajar, pembinaan tetap diperlukan untuk menata ulang pola pengajaran agar lebih efektif
dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Dalam paparannya, Ustadz Imam menguraikan beberapa poin penting, di antaranya:
Tujuh pembiasaan yang diprogramkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) adalah:
1. Bangun pagi
2. Beribadah
3. Berolahraga
4. Gemar belajar
5. Makan sehat dan bergizi
6. Bermasyarakat
7. Tidur cepat.
Program ini disebut Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang bertujuan untuk memperkuat
pendidikan karakter anak-anak. Program ini diharapkan dapat membentuk anak-anak yang sehat,
berkarakter, dan berdaya saing global.
Misi Jangka Panjang:
Beliau mengingatkan pentingnya menyiapkan anak-anak santri untuk menghadapi 15 tahun ke depan,
dengan fokus mendidik mereka agar mandiri, kreatif, dan berprestasi.
Tujuh Fungsi Utama Guru:
1. Mengajar
2. Membina
3. Melatih
4. Menghasilkan karya
5. Menjadi teladan
6. Mendoakan
7. Membangun sinergi, kolaborasi, dan kerja tim.
Tujuh Desain Kelas Ideal:
1. Kelas pembelajaran efektif dan kreatif.
2. Kelas didukung potensi siswa.
3. Kelas memiliki target capaian prestasi.
4. Kelas terlengkapi teknologi aplikatif.
5. Kelas berbasis proyek dan presentasi santri.
6. Kelas yang merancang masa depan siswa.
7. Kelas dengan materi ajar yang lengkap dan terstruktur.
Penutupan Acara
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan rapat anggota tahunan (RAT)
oleh KUB Al Azhaar. Dalam rapat ini, diumumkan perubahan nama koperasi
menjadi Koperasi Hasbana 450, sebagai bentuk penyegaran dan peningkatan
kinerja organisasi.
Kegiatan pembinaan ini diharapkan menjadi momentum bagi para asatidz untuk
terus mengembangkan kompetensi mereka demi mendidik generasi islami yang
unggul dan berprestasi.Kembali ke Atas
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas

Total Hits
Hari ini
Member Online