Banner
Penerimaan Santri Baru
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Agenda
09 July 2026
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
Statistik

Total Hits : 266003
Pengunjung : 88518
Hari ini : 31
Hits hari ini : 282
Member Online : 43
IP : 216.73.216.114
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla
:: Kontak Admin ::

ppws_online    ahmadharits

Tanggal : 03/12/2020, 05:38:09, dibaca 270 kali.
Pantai Bayem menjadi pilihan SMP Islam Al Azhaar untuk melaksanakan Character Building and Outbound tahun ini. 
Sejak Selasa pagi, 10 Maret 2020, hingga sore hari, para siswa tampak ceria dengan segala aktivitasnya.

Character Building and Outbound kali ini, SMP Islam Al Azhaar bekerja sama dengan SMK Islam Al Azhaar. Dengan tema
Penguatan Kerja Sama dan Kemampuan Akademis Siswa melalui Pengenalan Kompetensi Sejak Dini, SMK Islam Al Azhaar
menyajikan banyak permainan untuk membangun karakter dan kompetensi siswa.

Sebelum memulai permainan, seluruh siswa melakukan peregangan dipandu Ustaz Chambali. Setelah itu, tiktok mencuci tangan,
sebagai pembiasaan hidup bersih, dipandu oleh kakak-kakak SMK.

Permainan pertama adalah memecahkan teka-teki. Dalam permainan ini, siswa diminta memecahkan teka-teki yang disampaikan guru-guru SMK
melalui cerita dan gambar. Setiap tim menyimak, menganalisis, mendiskusikan, dan memecahkan teka-teka dalam waktu 15 menit.

Permainan kedua adalah coretan bermakna. Dalam permainan ini, setiap tim diminta untuk berbaris memanjang ke belakang.
Siswa paling belakang mendapat giliran pertama untuk membuat sebuah gambar dalam waktu 10 detik. Dilanjutkan oleh teman di depannya
hingga yang paling depan. Teman yang paling depan inilah yang bertugas menyelesaikan dan mempresentasikan hasil gambaran.
Gambaran yang luar biasa dan presentasi yang baiklah yang mendapatkan skor tertinggi.

Permainan ketiga adalah membangun menara sedotan. Seperti namanya, permainan ini menuntut tim untuk membangun menara
menggunakan sedotan sebagai bahan sepenuhnya, tinggi, dan kukuh. Apabila di permainan pertama siswa dituntut untuk berdiskusi,
tidak untuk permainan ini. Mereka dilarang berkomunikasi secara verbal, tapi tetap bekerja sama.

Permainan keempat ada dua jenis. Yang pertama membangun menara gelas. Yang kedua stickrace.

Dalam permainan menara gelas, siswa putri harus menyusun gelas sesuai contoh. Gelas dari garis start diambil menggunakan karet
yang ditali di beberapa sisi. Kemudian, direkatkan pada gelas yang tersedia. Gelas tersebut dibawa ke garis finish dan diausun.

Dalam permainan stickrace, siswa putra harus berjalan di atas tongkat yang dipegang oleh temannya. Mereka berjalan secara bergantian
hingga garis finish.

Permainan terakhir adalah kaki seribu. Dalam permainan ini, seluruh siswa diminta duduk per tim dengan saling mengaitkan kaki
pada pinggang temannya. Lalu, mereka bergerak menuju garis finish, di tepi pantai.

Setelah itu, mereka bermain air bersama. Sejenak melupakan tanggung jawab sebagai siswa kelas sembilan.

Kegiatan diakhiri dengan bersih diri, salat, dan makan. Penyerahan hadiah kepada pemenang akan dilakukan besok Senin, selepas upacara bendera. (fbr)


Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas