Berita
SMP ISLAM AL AZHAAR Kegiatan Orientasi dan Outbound Santri (O2S) tahun akademik 2021/202
Tanggal : 10/14/2021, 19:35:16, dibaca 132 kali.
Kegiatan Orientasi dan Outbound Santri (O2S) SMP Islam Al Azhaar Tulungagung tahun akademik 2021/2022._
Hari ini tanggal 14 Oktober 2021, siswa-siswi kelas VII dan VIII SMP Islam Al Azhaar Tulungagung melaksanakan kegiatan Orientasi dan Outbound. Kegiatan Orientasi dan Outbound tersebut dilaksanakan di bumi perkemahan Jurang Senggani dan Kedung Minten yang terletak di area hutan Nglurup, Sendang, kabupaten Tulungagung.
Seluruh peserta yang akan berangkat melaksanakan kegiatan outbound tersebut berkumpul di lapangan SMA Islam Al Azhaar pada pukul 06.00 WIB. Sebelum berangkat, siswa-siswi diarahkan untuk berkelompok dengan kelompoknya sesuai urutan nomor minibus masing-masing dengan dipandu oleh Ustadzah Ika, Woro, dan Vina. Kemudian, siswa-siswi diberi arahan terlebih dahulu oleh Ustad Rahmat terkait kelompok dan tempat duduk mereka saat di dalam minibus. Setelah usai diberi arahan, siswa-siswi membaca doa bersama sebelum berangkat dengan dipandu oleh Ustad Andi. Untuk selanjutnya siswa-siswi dipandu oleh Ustad Rahmat dan Asatidz yang lain untuk masuk ke dalam minibus secara urut sesuai dengan kelompoknya masing-masing. Tepat pukul 06.30 WIB, 20 minibus yang memuat para peserta orientasi dan outbound SMP Islam Al Azhaar Tulungagung diberangkatkan menuju ke lokasi yang akan dituju.
Kurang lebih sekitar 1 jam, akhirnya peserta outbound telah sampai di lokasi. Setelah sampai di lokasi siswa-siswi berbaris sesuai dengan kelompok kelasnya masing-masing untuk mengikuti pembukaan. Sebelum melaksanakan kegiatan selanjutnya, siswa-siswi bersama-sama melaksanakan senam dan juga permainan sebagai bentuk pemanasan sebelum melaksanakan kegiatan outbound. Setelah melaksanakan senam dan juga permainan tersebut, siswa dan siswi dipersilahkan untuk istirahat sejenak sembari makan makanan ringan yang sudah disiapkan.
Kemudian, siswa dan siswi berbaris lagi sesuai dengan kelompoknya masing-masing untuk mengikuti kegiatan kecil yakni memilih nama kelompok berdasarkan nama hewan yang kemudian tiap kelompok harus membuat yel sesuai dengan suara hewan yang sudah dipilih untuk dijadikan nama kelompoknya. Setelah kegiatan tersebut selesai, panitia outbound membagi siswa-siswi peserta outbound menjadi 6 kelompok siswa dan 6 kelompok siswi untuk kemudian melaksanakan permainan di tiap pos yang sudah ditentukan. Sebelum melaksanakan permainan tersebut, panitian outbound menyelipkan kegiatan kecil lagi yakni mengajak siswa-siswi untuk bermain permainan benar dan salah guna semakin memeriahkan suasana. Setelah itu, tiap kelompok diberi pengarahan mengenai tata cara pelaksanaan permainan besar yang akan dilaksanakan di 6 pos dengan dipandu oleh beberapa Asatidz, siswa OSIS, dan panitia outbound dari lokasi tersebut.
Pos pertama yakni ada lomba transfer air, yang dimana siswa membuat kelompok kecil dan bekerja sama untuk membawa botol yang telah berisi air ke tempat yang telah ditentukan. Botol tersebut sudah diberi tali yang kemudian tiap siswa harus memegang tali tersebut dengan mempertahankan keseimbangan botol agar botol yang berisi air tersebut tidak tumpah. Setelah itu air dibawa berjalan menuju botol kosong yang telah disediakan.
Untuk lomba di pos kedua, terdapat lomba walking ball. Lomba ini dilaksanakan dengan cara siswa dan siswi dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Tiap kelompok harus membawa bola yang diletakkan di potongan pipa panjang, yang dimana pipa tersebut sudah diberi beberapa tali untuk dipegang oleh tiap siswa. Kemudian, tiap kelompok memindahkan bola dari tiap pipa ke pipa dengan mengandalkan kekompakkan dan keseimbangan dari tiap anggota kelompok yang memegang tali tersebut. Kelompok dengan bola yang sampai di ujung tanpa terjatuhlah yang akan dinyatakan menang.
Kemudian untuk pos ketiga, ada lomba jembatan manusia. Lomba ini dilaksanakan dengan cara membagi siswa menjadi 3 kelompok. Kemudian, tiap kelompok memegang papan hitam yang harus dilempar kedepan untuk pijakan kaki pada saat berjalan. Saat papan yang paling depan habis, siswa yang paling belakang harus mengambil papan yang berada dibelakang sendiri untuk kemudian diberikan ke siswa yang paling depan sebagai bahan pijakan selanjutnya agar mencapai garis akhir.
Pada pos keempat, terdapat lomba menggambar pintar. Caranya yakni pertama-tama siswa dan siswi dibagi menjadi 3 kelompok kecil. Kemudian, siswa diarahkan untuk berbaris sejajar kebelakang. Setelah itu siswa yang berada dibarisan paling belakang sendiri diberi petunjuk untuk menggambar di kertas sesuai dengan gambar yang sudah ditentukan. Siswa harus menggambar dengan beralaskan punggung siswa satu kelompok yang berada di depannya. Kemudian, siswa yang didepannya harus mengikuti gambar yang sudah terasa tergambarkan di punggung oleh teman yang berada dibelakannya. Begitu seterusnya sampai siswa yang paling depan mampu menyelesaikan gambar yang sudah ditentukan. Kelompok yang berhasil menggambar sesuai dengan apa yang sudah ditentukanlah yang akan dinyatakan menang.
Kemudian, di pos kelima ada lomba flying ball. Jadi, siswa-siswi dibagi menjadi beberapa kelompok dan berbaris sejajar ke belakang. Terdapat bola kecil yang mana sudah disediakan yang diletakkan mengambang diatas air dalam sebuah gelas plastik. Kemudian, siswa-siswi di tiap kelompok bergilir maju satu persatu untuk meniup bola kecil tersebut supaya berpindah dari gelas satu ke gelas yang selanjutnya. Begitu terus sampai bola kecil tersebut sampai di gelas yang paling ujung.
Pada pos terakhir yakni pos 6, terdapat lomba one heart. Lomba ini dilaksanakan dengan cara siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Kemudian siswa di tiap kelompok dipilih salah satu untuk maju kedepan yang kemudian diberikan petunjuk berupa nama hewan. Setelah itu siswa yang sudah mengetahui petunjuk tersebut harus memperagakan bagaimana bentuk hewannya agar ditebak oleh teman satu kelompok. Kelompok yang berhasil menebak nama hewan sesuai dengan petunjuklah yang dinyatakan menang.
Setelah lomba usai, siswa-siswi dipersilahkan untuk istirahat dan dilanjut dengan kegiatan foto bersama oleh masing-masing kelas. Setelah melakukan sesi foto, siswa diarahkan untuk sholat dhuhur dan makan siang. Untuk kegiatan selanjutnya, siswa dan siswi diberi arahan untuk berkumpul dengan kelompoknya masing-masing guna persiapan mendaki ke kedung minten. Setelah semua bersiap, siswa-siswi mulai mendaki untuk menuju ke lokasi selanjutnya dengan didampingi oleh Asatidz pendamping masing-masing kelompok. Pendakian berlangsung kurang lebih sekitar 1 jam, dengan melewati jalan yang menanjak dan juga terjal. Peserta outbound sangat antusias dan bersemangat melakukan pendakian meski jalan yang dilalui sangat menanjak sehingga membuat nafas terengah-engah.
Setelah melewati tanjakan dan turunan yang begitu terjal, akhirnya para peserta outbound telah sampai di lokasi yakni kedung minten. Di sana siswa-siswi dipersilahkan untuk bermain air, entah itu berendam atau hanya sekedar merendam kaki di pinggiran sumber air. Setelah beberapa waktu bermain air dirasa sudah cukup, siswa diarahkan untuk segera ganti baju dan kembali menuju ke minibus masing-masing.
Tepat pukul 15.00 WIB, peserta outbound SMP Islam Al Azhaar Tulungagung melakukan perjalanan pulang. Saat perjalanan pulang, tak terasa minibus yang ditumpangi sudah mendekati area SMP Islam Al Azhaar Tulungagung dan tak lama kemudian peserta outbound dan para Asatidz pun sampai tepat pukul 16.30 WIB. Alhamdulillah, kegiatan Orientasi dan Outbound siswa-siswi kelas VII dan VIII SMP Islam Al Azhaar Tulungagung pada tanggal 14 Oktober 2021 di bumi perkemahan Jurang Senggani dan Kedung Minten berjalan lancar tanpa halangan suatu hal apapun.
Kembali ke Atas
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Kembali ke Atas

Total Hits
Hari ini
Member Online